Jumat, 23 Mei 2014

Posted by Unknown in | 22.09 No comments
Perusahaan Listrik Negara (disingkat PLN) adalah sebuah BUMN yang mengurusi semua aspek kelistrikan yang ada di Indonesia. Direktur Utamanya adalah Nur Pamudji, menggantikan Dahlan Iskan Dirut sebelumnya yg di lantik menjadi menteri BUMN
Ketenagalistrikan di Indonesia dimulai pada akhir abad ke-19, ketika beberapa perusahaan Belanda mendirikan pembangkitan tenaga listrik untuk keperluan sendiri. Pengusahaan tenaga listrik untuk kepentingan umum dimulai sejak perusahaan swasta Belanda NV. NIGM memperluas usahanya di bidang tenaga listrik, yang semula hanya bergerak di bidang gas.

Sejarah                    


diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945, perusahaan listrik yang dikuasai Jepang direbut oleh pemuda-pemuda Indonesia pada bulan September 1945, lalu diserahkan kepada pemerintah Republik Indonesia. Pada tanggal 27 Oktober 1945 dibentuklah Jawatan Listrik dan Gas oleh Presiden Soekarno. Waktu itu kapasitas pembangkit tenaga listrik hanyalah sebesar 157,5 MW.

Peristiwa
  • Tanggal 1 Januari 1961, dibentuk BPU - PLN (Badan Pimpinan Umum Perusahaan Listrik Negara) yang bergerak di bidang listrik, gas dan kokas.
  • Tanggal 1 Januari 1965, BPU-PLN dibubarkan dan dibentuk 2 perusahaan negara yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang mengelola tenaga listrik dan Perusahaan Gas Negara (PGN) yang mengelola gas.
Saat itu kapasitas pembangkit tenaga listrik PLN sebesar 300 MW.
  • Tahun 1972, Pemerintah Indonesia menetapkan status Perusahaan Listrik Negara sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara (PLN).
  • Tahun 1990 melalui peraturan pemerintah No 17, PLN ditetapkan sebagai pemegang kuasa usaha ketenagalistrikan.
  • Tahun 1992, pemerintah memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk bergerak dalam bisnis penyediaan tenaga listrik.
  • Tahun 2000-2014, listrik selalu naik dan diprotes warga
Sejalan dengan kebijakan di atas maka pada bulan Juni 1994 status PLN dialihkan dari Perusahaan Umum menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).

. Kelompok Unit Wilayah
  1. PLN Wilayah Aceh, berkedudukan di Banda Aceh
  2. PLN Wilayah Sumatera Utara, berkedudukan di Medan
  3. PLN Wilayah Sumatera Barat, berkedudukan di Padang
  4. PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, berkedudukan di Pekanbaru
  5. PLN Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu, berkedudukan di Palembang
  6. PLN Wilayah Bangka Belitung, berkedudukan di Pangkalpinang
  7. PLN Wilayah Kalimantan Barat, berkedudukan di Pontianak
  8. PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, berkedudukan di Banjar Baru
  9. PLN Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara berkedudukan di Balikpapan
  10. PLN Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo, berkedudukan di Menado
  11. PLN Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat, berkedudukan di Makasar
  12. PLN Wilayah Nusa Tenggara Barat, berkedudukan di Mataram
  13. PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur, berkedudukan di Kupang
  14. PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, berkedudukan di Ambon
  15. PLN Wilayah Papua dan Papua Barat, berkedudukan di Jayapura
II. Kelompok Unit Distribusi
  1. PLN Distribusi DKI Jakarta Raya dan Tangerang, berkedudukan di Jakarta
  2. PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten, berkedudukan di Bandung
  3. PLN Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, berkedudukan di Semarang
  4. PLN Distribusi Jawa Timur, berkedudukan di Surabaya
  5. PLN Distribusi Bali, berkedudukan di Denpasar
  6. PLN Distribusi Lampung, berkedudukan di Bandar Lampung
III. Kelompok Unit Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban
  1. PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali, berkedudukan di Depok
  2. PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera, berkedudukan di Padang
IV. Kelompok Unit Pembangkitan
  1. PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara, berkedudukan di Medan
  2. PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan, berkedudukan di Palembang
  3. PLN Pembangkitan Jawa Bali, berkedudukan di Yogyakarta
  4. PLN Pembangkitan Tanjung Jati B, berkedudukan di Jepara
  5. PLN Pembangkitan Indramayu, berkedudukan di
  6. PLN Pembangkitan Lontar, berkedudukan di Semarang
V. Kelompok Unit Induk Proyek
  1. PLN Unit Induk Proyek Pembangkit Sumatera I, berkedudukan di Medan
  2. PLN Unit Induk Proyek Pembangkit Sumatera II, berkedudukan di Palembang
  3. PLN Unit Induk Proyek Jaringan Sumatera I, berkedudukan di Medan
  4. PLN Unit Induk Proyek Jaringan Sumatera II, berkedudukan di Palembang
  5. PLN Unit Induk Proyek Pembangkit Sulawesi, Maluku dan Papua, berkedudukan di Makasar
  6. PLN Unit Induk Proyek Jaringan Sulawesi, Maluku dan Papua, berkedudukan di Makasar
  7. PLN Unit Induk Proyek Pembangkit dan Jaringan Kalimantan, berkedudukan di Balikpapan
  8. PLN Unit Induk Proyek Jaringan Jawa Bali, berkedudukan di Semarang
  9. PLN Unit Induk Proyek Pembangkit Hidro Jawa Bali, berkedudukan di Bandung
  10. PLN Unit Induk Proyek Pembangkit Thermal Jawa Bali, berkedudukan di Surabaya
  11. PLN Unit Induk Proyek Pembangkit dan Jaringan Nusa Tenggara, berkedudukan di Mataram
  12. PLN Unit Induk Proyek Trans TET Interkoneksi Sumatera Jawa, berkedudukan di Jakarta
VI. Kelompok Unit Pusat dan Jasa
  1. PLN Pusat Pendidikan dan Pelatihan, berkedudukan di Jakarta
  2. PLN Pusat Enjiniring Ketenagalistrikan, berkedudukan di Jakarta
  3. PLN Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan, berkedudukan di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung
  4. PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan, berkedudukan di Jakarta
  5. PLN Jasa Manajemen Konstruksi, berkedudukan di Jakarta
  6. PLN Jasa Sertifikasi, berkedudukan di Jakarta
Anak Perusahaan PLN
  1. PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PT PLN Batam), berkedudukan di Batam, Kepulauan Riau
  2. PT Pelayanan Listrik Nasional Tarakan (PT PLN Tarakan), berkedudukan di Tarakan, Kalimantan Utara
  3. PT Indonesia Power (PT IP), berkedudukan di Jakarta
  4. PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB), berkedudukan di Surabaya
  5. PT Indonesia Comnets Plus (PT ICON+), berkedudukan di Jakarta
  6. PT PLN Batubara, berkedudukan di Jakarta
  7. PT PLN Geothermal (PT PLN-G), berkedudukan di Jakarta
  8. PT Geo Dipa Energi, berkedudukan di Jakarta
  9. PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PT PLN-E), berkedudukan di Jakarta
  10. PT Pelayaran Bahtera Adhiguna, berkedudukan di Jakarta
  11. Majapahit Holding BV, berkedudukan di Amsterdam, Belanda
 Berkas:Logo PLN Bersih.jpg

Posted by Unknown 22.02 No comments

Pengertian dan fungsi MCB (miniature circuit breaker)

MCB merupakan kependekan dari Miniature Circuit Breaker (bahasa Inggris). Biasanya MCB digunakan oleh pihak PLN untuk membatasi arus sekaligus sebagai pengaman dalam suatu instalasi listrik. MCB berfungsi sebagai pengaman hubung singkat (konsleting) dan juga berfungsi sebagai pengaman beban lebih. MCB akan secara otomatis dengan segera memutuskan arus apabila arus yang melewatinya melebihi dari arus nominal yang telah ditentukan pada MCB tersebut. Arus nominal yang terdapat pada MCB adalah 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A dan 35A. daya 220V menggunakan MCB 2A, 900V menggunakan 4A, 1300V menggunakan 6A, 2200V menggunakan 10A, 3200 menggunakan 16A, 4500V menggunakan 20A, 5500V menggunakan 25A dan 7700 menggunakan 35A

.gambar untuk MCB
Posted by Unknown in | 21.51 No comments
ini minggu ke 8 teman

hari senin diawali dengan kegiatan COC lalu membarcode terus menyiapkan aksesorisnya terus peremajaan PK pasang baru.

Selasa diawali dengan peremajaan terus saya di suruh memasukan surat kenaikan tarif daya di atas 6600V ke dalam amplop lalu saya kasih nama, alamat dan daya yang digunakan kegiatan ini sampai sampai selesai hari Kamis 3hari kawan karena saking banyaknya surat kurang lebih sampai 500 lebih surat .

dan hari jum'atnya saya melakukan peremajaan dan barcode 
Posted by Unknown in | 21.42 No comments
Langsung ajja bro dan ini Proses PKL minggu ke 9
hari senin diawali dengan kegiatan COC, lalu dilanjutkan dengan Peremajaan dan membarcode KWH yang pasang dan menyiapkan Aksesoris untuk KWH yang pasang baru dan di akhiri dengan pekerjaan menyesuaikan PK (Perintah Kerja) pada KWH yang tadi saya barcode.

Hari selasa diawali dengan tugas memisahkan KWH yang akan di retur lalu melakukan peremajaan PK pasang baru, membarcode KWH MG dan tidak lupa membuat Barcodnya,

Rabu pagi diawali dengan pekerjaan Pengambilan KWH DG dari gudang ke Mejanya Pa arif, dilanjutkan dengan peremajaan PK yang cukup banyak gan sampai sampai selesai di waktu sore dan otu waktunya pulang.

Hari kamis di awali dengan kegiatan Siraman Rohani setelah itu saya dan seluruh pegawai PLN Makan makan bro kalo bahasa sundanya mah Parasmanan hehe, setelah perut saya kenyang lalu saya di suruh meremajakan PK yang Pasang baru, ya saya remajakan aja tuh PK, setelah selesai saya di suruh mengambil KWH DG ke gudang yang ada di lantai ke 2 lalau saya langsung membarcodenya dan di kasih ke Pendor untuk langsung di pasang kembali karena gini kawan kawan DG itu kan Dinas gangguan nah nah kalo pendor itu adalah orang yang memasang KWH DG tersebut, nah kalo di rumah teman" KWHnya rudak itu langsung aja lapor pada pihak PLN dan PLN akan memproses KWH tersebut kalo benar benar rusak nah itu akan langsung di ganti oleh PLN teman, itu yang dinamakan DG hehe maaf penjelasannya berbelit belit

Jum'at yah seperti biasanya senam pagi dulu lalu di lanjut dengan Membarcod KWH pasang terus menyiapkan aksesoris KWH tersebut setelah selesai kami menunggu PK yang di cetak oleh anak PKL perempuan dari sekolah cipanas setelah PK di cetak lalu saya meminta dulu tanda tangan bapak Manager pak muchtar setelah itu ya saya memisahkan PK itu ke dalam dus KWH yang sudah saya barcode tadi sesuai dengan nama pelanggan nya

Minggu, 18 Mei 2014

Posted by Unknown 07.46 No comments
Assalamualaikum Wr. Wb. Maaf baru posting soal prakerin lagi “Ane baru punya kuota lagi sob”
                Ini PRAKERIN yang ke sebulain, karena hari senin adalah tanggal merah jadi sekarang kami libur prakrin, Selasa 1 April 2014, saya dan dua rekan saya mem barcode pada KWh LPB baru, walaupun jumlahnya tak begitu banyak kami tetap mengerjakannya bersama – sama cumin itu sob yang saya lakukan di hari selasa 1 apil 2014.

                HARI Rabu 2 April 2014, Pekerjaan pertama adalah melakukan beberapa peremajaan, kemudian setelah itu selesai dan sebelumnya kami diminta untuk mempersiapkan asesoris untuk KWh yang telah kami pasangi barcode Dihari Rabu cumin itu doing laigi sob yang saya lakukan.

                Hari Kamis 3 April 2014, dimulai dengan pelaksanaan COC lalu pemasangan barcode pada KWh LPB yang kemarin datang, satu pekerjaan pemasangan barcode  dan bertepatan dengan jam istirahat kami pun segera bergegas keluar untuk mengisi perut yang sudah keroncongan. Setelah jam istirahat telah usai kami pun segera menuju meja saya, lalu saya dan rekan saya diminta untuk peremajaan.

                Hari Jumat 4 April 2014, diawali dengan melakukan Senam pagi yang dilaksanakan di istana kepresidenan cipanas bersama staf/ pengurus istana kepresidenan cipanas.selesai melakukan senam kami diperbolehkan untuk keliling keliling istana ya kamipun tak menyia nyiakan kesempatan itu saya dan semua petugas PLN jalan jlan sob sambil foto-foto, sesudah selelsai ya kami kembali ke kantor, karena waktu sudah siang kami pun bergegas pergi ke masjid untuk jum’atan lalu sampai waktunya pulang ga ada pekerjaan yang harus kami lakukan lagi, ya kami pulang ajja sob karena udah jam 3.30 lebiih ..
Cumin itu pengalaman seminggu di bulan april saya di PLN Cipanas.


Senin, 12 Mei 2014

Posted by Unknown 07.57 No comments
Maaf sangat telat

Assalamualaikum Wr. Wb
pelaksanaan PRAKERIN sudah menginjak minggu ke 4. Diawali dengan pelaksanaan COC diisi dengan laporan dari pegawai PLN daerah Cugenang, Pelaksanaan COC selesai dilaksanakan hal selanjutnya yaitu melaksanakan tugas seperti biasanya di tempat biasa pula, pekerjaan hari ini yaitu melakukan beberapa peremajaan dan membantu perempuan membereskan AIL (Amplop Induk Langganan
Selasa 25 Maret 2014. Dimulai dengan sedikit peremajaan dan membuat barcode.Setelah selesai jam istirahat saya pun kembali menunggu pekerjaan apa yang bisa saya lakukan, tak berapa lama pak Ari memanggil saya dan dua rekan saya untuk ikut dengannya menuju gudang, sesampainya di sana ternyata kami disuruh untuk mendikte KWh 3 fhase KWH dengan daya 6600 ke atas, karena pada KWh tersebut ada yang mengalami migrasi (MG) dan juga dinas gangguan (DG). Setelah selesai kami pun kembali menuju lantai dasar dengan dua rekan saya dalam keadaan mengambil kantong yang berisikan sampah dari gudang. Hanya itu di hari ini
Rabu 26 Maret 2014 Saya dan rekan – rekan dan juga pak Riki diminta untuk pergi ke PLN cimacan dimana di sana kami diminta untuk membereskan AIL yang begitu banyak tugas kami adalah memberi batas pada setiap AIL yang ada di dalam lemari, pembatas diletakkan pada AIL dengan jumlah masing – masing 50
Kamis 27 Maret 2014. Pelaksanaan COC nah di COC kali ini saya di suruh membacakan prilalu yang baik untuk pegawai dan yang buruk atau jangan lalu kami diminta untuk mengumpulkan MCB returans atau mengganti MCB yang rusak ke yang baru di retur ke PLN Bayypass cianjur.
Jumat 28 Maret 2014 diawali dengan senam pagi setelah selesai senam lalu saya  mem barcode pada KWh baru yang datang pada hari sebelumnya, lalu dilanjut dengan sholat jum’at setelah selesai saya menyiapkan aksesorisnya yaitu CCO, Schoot, Stand Hook, Widht Clamp dan juga MCB untuk perlengkapan kwh pasang baru
Mungkin sekian info kegiatan PRAKERIN saya Minggu ini, dan dikarenakan ini merupakan Minggu terakhir di bulan Maret, jadi sampai bertemu di bulan April.

Wassalamualaikum Wr. Wb


Search

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter